Rabu, 06 Juli 2011

SHORTCUT MICROSOFT WORD (BAGI PEMULA)


Bagi sebagian orang menggunakan shortcut lebih menyenangkan dari pada menggunakan mouse, memang shortcut adalah cara tercepat untuk mengakses perintah. Dengan menggunakan shortcut tugas-tugas jadi terasa lebih cepat. Shortcut adalah cara menjalankan perintah dengan menekan tombol di keyboard. Sebenarnya perintah ini bisa diakses melalui menu dengan mouse, tapi akan lebih lama dibanding dengan menggunakan shortcut. Sebenarnya Windows sudah menyediakannya untuk anda meski secara “sembunyi-sembunyi” dan merupakan pengetahuan lama dari system operasi Windows baik Windows XP waupun Windows 7. Akan tetapi, banyak diantara kita yang tidak pernah memperhatikannya atau bahkan enggan untuk mempelajari sesuatu yang ternyata sangat berguna tersebut. Keyboard Shortcut, adalah pengetahuan ringan yang banyak sekali manfaatnya. Dengan mengenal lebih jauh mengenai shortcut ini, tentunya akan membantu kita menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan lebih efisien. Kita tidak perlu lagi untuk klak klik kluk mencarinya.
Aktivitas kita sebagai tenaga pendidik maupun sebagai tenaga administratif tentu akan sering menggunakan Microsoft Office Word, Microsoft Office Excel dalam menyusun  jadwal pelajaran sekolah, membuat daftar nama siswa, membuat daftar nilai siswa, membuat absen siswa, membuat perhitungan gaji pegawai dan membuat perencanaan pengajaran bagi guru-guru sekolah serta membuat karya ilmiah maupun artikel.
Sengaja artikel ini saya susun bagi para guru yang masih pemula dalam pengoperasian komputer. Meskipun pada dasarnya menggunakan shortcut keyboard, namun tidak sepenuhnya lepas dari mouse. Pada beberapa kombinasi tombol masih menggunakan mouse untuk memindahkan kursor maupun men-sorot teks. Pada artikel bagian 1 ini   akan disajikan beberapa penggunaan shortcut fungsi tombol CTRL yang dikombinasikan dengan berbagai huruf abjad dalam keyboard. Shortcut ini bisa digunakan dalam Microsoft Office Word 2003 maupun Microsoft Office Word 2007.

Berikut kombinasi tombol CTRL yang dikombinasikan dengan berbagai huruf abjad yang ada di keyboard.
1.      CTRL + A
Berfungsi menyorot/mem-blok seluruh teks.
2.      CTRL + B
Fungsi dari kombinasi tombol CTRL + B adalah untuk mem-Bold atau menghitamkan teks. Caranya blok/sorot teks terlebih dulu kemudian tekan tombol CTRL dan huruf B.
3.      CTRL + C
Fungsi dari kombinasi tombol CTRL + C adalah untuk mencopy/menduplikat teks maupun gambar. Caranya jika ingin mencopy sebuah teks/gambar maka terlebih dulu sorot/blok teks/gambar yang akan dicopy menggunakan mouse.
4.      CTRL + D
Mengubah format huruf. Ini akan memunculkan kotak dialog yang berkaitan dengan pemformatan huruf secara lengkap.
5.      CTRL + E
Kombinasi tombol CTRL + E  adalah untuk membuat teks menjadi rata tengah. Letakkan kursor pada teks atau blok/sorot yang akan dibuat rata tengah kemudian tekan tombol CRTL dan huruf E.
6.      CTRL + F
Mencari teks atau objek spesial lainnya dalam dokumen. Ini akan memunculkan kotak dialog yang berkaitan dengan pencarian teks atau obyek spesial lainnya.
7.      CTRL + G
Cara singkat untuk menuju ke suatu halaman, bookmark, footnote, tabel, komentar (comment), gambar,atau ke lokasi tertentu lainnya. Ini akan memunculkan kotak dialog.
8.      CTRL + H
Mencari teks tertentu di dalam dokumen kemudian menimpanya/menggantinya dengan teks lain.
9.      CTRL + I
Berfungsi membuat teks menjadi miring/italic. Letakkan kursor pada teks atau blok/sorot yang akan dibuat miring kemudian tekan tombol CRTL dan huruf I.
10.  CTRL + J
Fungsinya adalah untuk membuat teks rata kanan dan rata kiri. Letakkan kursor pada teks atau blok/sorot kemudian tekan tombol CTRL dan huruf J maka secara otomatis teks paragraf akan rata kanan dan rata kiri.
11.  CTRL + K
Berfungsi mengaitkan/hyperlink teks dengan dokumen lain atau bagian teks yang sedang dibuat. Letakkan kursor pada teks atau blok/sorot teks kemudian tekan tombol CTRL dan huruf K maka akan muncul kotak dialog.
12.  CTRL + L
Fungsinya adalah untuk membuat teks rata kiri. Letakkan kursor pada teks atau blok/sorot kemudian tekan tombol CTRL dan huruf L maka secara otomatis teks paragraf akan rata kiri.
13.  CTRL + M
Berfungsi menambah margin pada sebelah kiri.
14.  CTRL + N
Berfungsi membuat dokumen baru.
15.  CTRL + O
Berfungsi membuka dokumen
16.  CTRL + P
Berfungsi memunculkan kotak dialog print dan mencetak dokumen
17.  CTRL + Q
Menghilangkan semua format yang telah dilakukan sehingga menjadi biasa / tanpa pemformatan
18.  CTRL + R
Fungsinya adalah untuk membuat teks rata kanan. Letakkan kursor pada teks atau blok/sorot kemudian tekan tombol CTRL dan huruf R maka secara otomatis teks akan rata kanan.
19.  CTRL + S
Berfungsi menyimpan dokumen yang telah dibuat.
20.  CTRL + T
Berfungsi menambahkan indent menggantung. 
21.  CTRL + U
Fungsinya menggarisbawahi/underline teks. Letakkan kursor pada teks atau blok/sorot kemudian tekan tombol CTRL dan huruf U maka teks akan bergaris bawah.
22.  CTRL + V
Kombinasi tombol CTRL dan V adalah untuk menyisipkan teks maupun gambar yang telah di copy/cut. Setelah sebelumnya menggunakan kombinasi tombol CTRL + C atau CTRL + X.
23.  CTRL + W
Menutup dokumen. Jika dokumen belum disimpan, akan muncul kotak dialog yang menanyakan apakah dokumen ingin disimpan atau tidak.
24.  CTRL + X
Kombinasi tombol CTRL dan X adalah untuk men-Cut/ mengambil teks/gambar. Caranya sama dengan mencopy tadi yaitu mensorot/memblok teks/gambar dengan mouse. Teks/gambar jika di-Cut maka akan hilang.
25.  CTRL + Y
Berfungsi mengulang pengetikan sebelumnya.
26.  CTRL + Z
Berfungsi mengembalikan ke aktivitas sebelumnya/undo.

Tombol-tombol shortcut diatas fungsinya selain digunakan pada komputer dekstop, juga bisa digunakan pada laptop selama menggunakan sistem operasi Windows XP dan Windows 7.
Demikian beberapa shortcut keyboard bagian 1, semoga mudah dipelajari dan bermanfaat untuk semua khususnya para pendidik. Kelanjutan dari ertikel shortcut ini akan disampaikan pada artikel selanjutnya. SELAMAT MENCOBA.....


Jumat, 17 Juni 2011

Kalender Pendidikan 2011/2012

Tahun pelajaran 2011/2012 akan dimulai pada 11 Juli 2011, dan banyak hari efektif  adalah 251 hari yang terbagi dalam semester I dan II.
  • Hari Efektif Sekolah Semester 1 = 111 hari
  • Hari Efektif Sekolah Semester 2 = 140 hari
  • Hari Belajar Efektif Fakultatif = 16 hari : 4  s.d. 23 Agustus 2011
  • Libur Semester 1 = 12 hari : 26 Des s.d. 7 Januari 2012
  • Libur Semester 2 = 18 hari : 25 Juni s.d. 14 Juli 2012
Dokumen untuk diunduh:

Silakan klik tautan berikut untuk mengunduh file Kalender Pendidikan  TK/RA, SD/MI. SMP/MTs, SMA/MA/SMK 2011/2012 Jatim. Kalender dilengkapi agenda hari efektif, libur nasional, libur semester.

Minggu, 01 Mei 2011

Refleksi Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2011. "Fatwa Ki Hajar Dewantara"

Pertama, “Lawan Sastra Ngesti Mulya” yang berarti dengan ilmu kita menuju kemuliaan. Inilah yang dicita-citakan KHD dengan Tamansiswanya, untuk kemuliaan nusa, bangsa dan rakyatnya. Sastra Herdjendrajuningrat Pangruwating Dyu (ilmu yang luhur akan mulia menyelamatkan dunia serta melenyapkan kebiadaban), fatwa inilah yang menjadi Tjandrasengkala lahirnya Tamansiswa (1852-1922) sebagai masyarakat tanpa kelas.
Kedua, “Suci Tata Ngesti Tunggal” dalam arti dengan suci batinnya, tertib lahirnya menuju kesempurnaan, sebagai janji yang harus diamalkan oleh tiap-tiap peserta perjuangan Tamansiswa dan bangsa Indonesia. Fatwa ini sebagai Tjandrasengkala mencatat lahirnya persatuan Tamansiswa (Tahun 1853-1923).
Ketiga, “Hak diri untuk menuntut salam dan bahagia” berdasarkan asas Tamansiswa yang menjadi syarat hidup merdeka berdasarkan pada ajaran agama bahwa untuk Tuhan semua manusia itu pada dasarnya sama; sama haknya maupun kewajibannya. Sama haknya mengatur hidupnya serta sama haknya menjalankan kewajiban kemanusiaan, untuk mengejar keselamatan hidup lahir dan batinnya. Janganlah kita mengejar keselamatan lahir dan jangan pula hanya mengejar kebahagiaan batin hidup.
Keempat, “Salam bahagia diri tidak boleh menyalahi damainya masyarakat” sebagai sebuah peringatan, bahwa kemerdekaan diri kita dibatasi oleh kepentingan keselamatan masyarakat. Batas kemerdekaan diri kita ialah hak-hak orang lain yang juga seperti kita masing-masing yang sama mengejar kebahagiaan hidup. Segala kepentingan bersama harus diletakan diatas kepentingan diri masing-masing sebagai jalan keselamatan bersama.
Kelima, “Kodrat alam penunjuk untuk hidup sempurna” sebagai pengakuan bahwa kodrat alam yaitu segala kekuatan dan kekuasaan yang mengelilingi dan melingkungi hidup kita itu adalah sifat lahirnya kekuasaan Tuhan Yang Maha Kuasa, yang berjalan tertib dan sempurna diatas kekuasaan manusia. Janganlah hidup kita bertentangan dengan kodrat alam. Petunjuk dalam kodrat alam kita jadikan pedoman hidup, baik sebagai individu maupun sebagai bangsa dan anggota dari alam kemanusiaan.
Keenam, “Alam hidup manusia adalah alam berbulatan” artinya bahwa hidup kita masing-masing itu ada dalam lingkungan berbagai alam-alam khusus, yang saling berhubungan dan berpengaruh. Alam khusus yang terdiri dari alam diri, alam kebangsaan, alam kemanusiaan. Rasa diri, rasa bangsa dan rasa kemanusiaan ketiga-tiganya hidup dalam tiap-tiap sanubari kita masing-masing manusia. Adanya perasan ini tidak dapat dipungkiri.
Ketujuh, “Dengan bebas dari segala ikatan dan suci hati berhambalah kepada sang anak” mengandung arti penghambaan kepada sang anak tidak lain dari pada penghambaan kita sendiri. Sungguhpun pengorbanan itu kita tujukan kepada sang anak, tetapi yang memerintah kita dan memberi titah untuk berhamba dan berkorban itu bukan si anak, tetapi kita sendiri. Disamping itu kita menghambakan diri kepada bangsa, negara dan pada rakyat dan agama atau lainnya. Semua itu tidak lain penghambaan pada diri sendiri, untuk mencari rasa bahagia dan damai dalam jiwa kita sendiri.
Kedelapan, “Tetep-Mantep-Antep” artinya dalam melaksanakan tugas perjuangan kita, kita harus berketetapan hati. Tekun bekerja tidak menoleh kekanan dan kekiri. Kita harus tetap tertib dan berjalan maju. Kita harus selalu “mantep” setia dan taat pada asas kita, teguh iman hingga tak ada kekuatan yang akan dapat menahan gerak kita dan membelokan aliran kita. Sesudah kita tetap dalam gerak lahir dan mantep dan tabah batin kita, segala perbutan kita akan “antep”, berat berisi (bernas) dan berharga. Tidak mudah dihambat, ditahan-tahan dan dilawan oleh orang lian.
Kesembilan, “Ngandel-Kendel-Bandel-Kandel” dalam arti kita harus ‘ngandel’ percaya dan yakin kepada kekuasaan Tuhan dan percaya kepada diri sendiri. ‘kendel’ berani, tiada ketakutan dan was-was oleh karena kita percaya keada Tuhan dan kepada diri sendiri. ‘bandel’ yang berarti tahan dan tawakal. Dengan demikian maka kita jadi ‘kandel’ tebal, kuat lahir bati kit, berjuang untuk cita-cita kita.
Kesepuluh, “Neng-Ning-Nung-Nang” artinya dengan ‘meneng’ tentram lahir batin, tidak ragu dan malu-malu, tahap selanjutnya kita ‘ning’ wening, bening jernih, pikiran kita, mudah membedakan yang hak dan yang batil (benar-salah) maka kita jadi ‘nung’ hanung, kuat sentosa, kokoh lahir dan batin untuk mencapai cita-cita. Akhirnya ‘nang’ menang, dan dapat wewenang, berhak dan kuasa atas usaha kita.

Pendidikan yang ditanam KHD sesungguhnya menekankan pada sisi humanis, sisi sosial kemanusiaan dalam bahasa KHD bahwa pendidikan berarti daya-upaya untuk memajukan, bertumbuhnya budi pekerti (kekuatan batin, karakter), pikiran dan tubuh anak, sehingga terbentuknya kesempurnaan hidup yang selaras dan serasi dengan dunianya

Jumat, 08 April 2011

Format Pengolahan Nilai Kelulusan US dan UN

Tahun pelajaran 2010/2011 kali ini, guru-guru khususnya guru kelas VI pasti akan disibukkan dengan mengolah nilai kelulusan siswa-siswinya. Formulasi detailnya kurang lebih seperti ini :
UN (B. Indonesia, Matematika, IPA)
NS = US (60%) + NR (7,8,9,10,11) (40%)
NA = UN (60%) + NS (40%) 
Non UN
NA = US (60%) + NR 7,8,9,10,11 (40%)
L / TL = Sangat Bergantung pada SMK

NR = RATA2 SEMESTER 7 - 11 (40%)
US = RATA2 UJIAN TERTULIS DAN PRAKTEK (60%)
NS = NR + US
NA = UN (60%) + NS (40%)

Mengolah nilai dengan formula seperti itu, jika dikerjakan secara manual pasti akan sangat melelahkan, oleh karenanya saya ingin berbagi Silahkan Download blanko pengolahan nilai UN SD Tahun 2011 dengan format Ms. Excel 2007 DISINI.
Apabila ada kesalahan atau ketidaksesuaian dengan apa yang Anda ketahui, kami mohon dapat diinformasikan kepada kami, untuk kemudian dilakukan perbaikan demi kepentingan bersama...
Semoga bermanfaat!

Jumat, 25 Maret 2011

Tips dan Trik Berhitung Cepat untuk Persiapan UN

Berikut adalah contoh perhitungan campuran penjumlahan dan pengurangan untuk soal UN. Langkah sederhana adalah hitunglah untuk setiap nilai tempat sampai tuntas. Hitung satuan sampai tuntas, puluhan sampai tuntas, dan seterusnya.
Contoh soal:
38.789 + 75.649 – 36.879 = …. …. ….
Cara biasa dapat kita gunakan. Menjumlahkan dua bilangan pertama. Kemudian menguranginya dengan bilangan ketiga. Proses ini melibatkan beberapa metode menyimpan dan meminjam. Anak-anak berisiko salah hitung. Memang bila kita memakai kalkulator seperti tidak ada masalah. Tetapi di sinilah tantangan kreatif otak kanan.
Mari kita coba alternatifnya dengan tuntas, hitung pengurangan dulu:
38.789 + 75.649 – 36.879 = …. …. ….
satuan : 9 + 9 – 9 = 9
puluhan: 8 + 4 – 7 = 5
ratusan: 7 + 6 – 8 = 5
ribuan: 8 + 5 – 6 = 7
puluhrb: 3 + 7 – 3 = 7
Jawab: 77.559 (Selesai).
Dengan beberapa latihan cara di atas menjadi lebih mudah. Anak-anak juga dengan mudah dapat menguji kembali proses berhitungnya.
Berhitung perkalian dan pembagian juga sering memunculkan kerumitan tersendiri. Cara sederhananya adalah hitung pembagian lebih dulu bila memungkinkan. Dengan membagi dulu maka bilangan menjadi lebih sederhana.
Contoh soal:
72 x 35 : 18 = …. …. ….
Cara biasa adalah dengan mengalilkan dulu 72 x 35. Tetapi ini tugas yang cukup berat. Hasilnya bilangan yang besar. Bilangan besar ini kemudian kita bagi dengan 18. Bukan tugas yang ringan. Anak-anak berisiko salah hitung.
Ikuti saran Paman APIQ dengan membagi dulu bila memungkinkan.
72 x 35 : 18 = (72:18) x 35 = 4 x 35 = 140 (Selesai).
Dengan cara sederhana kreatif dari Paman APIQ di atas anak-anak menjadi lebih semangat dan teliti. Bahkan anak-anak menjadi ketagihan untuk berhitung cepat.
Bagaimana menurut Anda?


Sumber : http://apiqquantum.wordpress.com/2011/03/24/memudahkan-berhitung-cepat-untuk-persiapan-un-ujian-nasional/

Jumat, 18 Maret 2011

DOA SEORANG GURU


Ya Allahku,,, Engkau yang menjadikan aku, Engkau mengenal aku luar dan dalam… dan Engkau telah menjadikan aku menjadi seorang guru.
Aku sendiri tidak tahu, mengapa Engkau memberikan pekerjaan guru kepadaku? sebab yang aku tahu, menjadi guru bukanlah cita-citaku…
Tapi aku cukup bahagia.. walaupun ada pahit dan duka yang aku alami : saat ada siswa yang kurang ajar, ada siswa yang melawan dan orangtua yang tidak peduli dengan anak tapi mereka cerewet,,, apalagi kita harus menghadapi siswa yang mayoritas laki-laki serta gaji yang boleh dikatakan pas-pasan.. Kadang memang keluhan seperti ini muncul, tapi ya Allahku,, semua ini menjadi hilang ketika kita menemukan : siswa yang lucu, ramah, sopan, rajin, cerdas, serta bersahabat,, belum lagi kalau kita bertemu dengan orangtua yang perhatian dan selalu turut-serta memantau kemajuan belajar anaknya, dan kebahagiaanku juga bertambah dengan memiliki kepala sekolah yang bijaksana serta rekan guru yang bersahabat… itu semua akan menjadikan semangat kerjaku lebih tinggi lagi.
Dan yang lebih membahagiakan lagi, adalah saat menyaksikan bila semua siswa lulus dengan nilai baik, sungguh saat yang mengharukan, melihat senyum mereka yang merekah melangkah tegap saat menerima ijazah… Ya Allahku,, itu semua adalah saat-saat yang selalu kunantikan.
Allahku,, lebih kurang sebelas tahun aku menjadi guru, aku sering bertemu dengan mantan siswa yang telah berhasil. Aku juga sangat terharu bila bertemu mereka. Kadang wajah mereka hampir lupa, tapi saat mereka menyebut nama dan tahun angkatannya, aku akan mengingat kembali, apalagi bila ternyata dia yang dulunya bandel berubah dewasa dan ramah. Memang ada juga mantan siswa yang tidak peduli bahkan buang muka, tapi tidak seberapa, kebanyakan dari mereka bersahabat dan menghargai guru.
Ya Allah,, ajarlah agar aku tidak cepat bangga dan puas, karena masih panjang perjalanan lagi, dan nantinya akan hadir lagi adik-adik kelas mereka dengan berbagai karakter. Sebab Tugas guru hanya mencangkul, menyuburkan lahan, menabur, menyiram dan merawat hingga menghasilkan buah; Tetapi Engkau Allah yang menumbuhkan,, biarlah aku tidak terpukau dengan masa lalu, melainkan memandang masa kini.

Ya Allah,, hari-hariku adalah di sekolah, untuk itu.. tolonglah aku untuk selalu membuat persiapan yang baik, bangunkan aku lebih subuh, supaya aku tidak terlambat.. Karuniakan aku badan yang sehat, pikiran yang segar, hati yang sabar, sikap yang bijak dan jiwa yang ikhlas,, agar aku dapat mengajar dengan jelas dan memberikan ilmu yang baik. Biarlah aku setia menjadi guru tanpa pamrih, anugerahi aku dengan hati yang tabah penuh kebaikan, agar aku dapat menjalani tugas ini dengan setia dan semangat. Tuntaskanlah masa bakti ini, bakti kepadaMU ya Allah.. Biarlah Engkau menerima dengan baik apa yang aku kerjakan, karna inilah hidupku bagiMU ya Allahku, hidup sebagai seorang guru. Dan biarlah semuanya berjalan dalam kasihMU hingga aku pensiun kelak, kuingin meninggalkan pekerjaan dengan ucapan syukur padaMU.

Allahku,,, kelak… saat ajal menjemputku, sungguh Tuhan,, tidak apa-apa bila tidak ada mantan siswaku yang mengantarku ketempat peristirahatanku yang terakhir. Bukan juga karangan bunga atau siapa yang akan mengantarkan, Tetapi,,, siapa yang datang menjemputku… aku ingin, Engkau datang dengan senyum dan kasihMU,, membawaku masuk dalam kerajaan surgaMU.
Amin,,, Amin,,, Amin….

Jumat, 04 Maret 2011

PENDIDIKAN KARAKTER

Pendidikan karakter  merupakan hal yang baru sekarang ini meskipun bukan sesuatu yang baru. Penanaman nilai-nilai sebagai sebuah karakteristik seseorang sudah berlangsung sejak dahulu kala. Akan tetapi, seiring dengan perubahan jaman, agaknya menuntut adanya penenaman kembali nilai-nilai tersebut ke dalam sebuah wadah kegiatan pendidikan di setiap pengajaran.
Penanaman nilai-nilai tersebut dimasukkan (embeded) ke dalam rencana pelaksanaan pembelajaran dengan maksud agar dapat tercapai sebuah karakter yang selama ini semakin memudar.
Setiap mata palajaran mempunyai nilai-nilai tersendiri yang akan ditanamkan dalam diri anak didik. Hal ini disebabkan oleh adanya keutamaan fokus dari tiap mapel yang tentunya mempunyai karakteristik yang berbeda-beda.
Distribusi penanaman nilai-nilai utama dalam tiap mata pelajaran dapat dilihat sebagai berikut:
  1. Pendidikan Agama:  Nilai utama yang ditanamkan antara lain: religius, jujur, santun, disiplin, tanggung jawab, cinta ilmu, ingin tahu, percaya diri, menghargai keberagaman, patuh pada aturan, sosial, bergaya hidup sehat, sadar akan hak dan kewajiban, kerja keras, dan adil.
  2. Pendidikan Kewargaan Negara: Nasionalis, patuh pada aturan sosial, demokratis, jujur, mengahrgai keragaman, sadar akan hak dan kewajiban diri dan orang lain.
  3. Bahasa Indonesia: Berfikir logis, kritis, kreatif dan inovatif, percaya diri, bertanggung jawab, ingin tahu, santun, nasionalis.
  4. Ilmu Pengetahuan Sosial: Nasionalis, menghargai keberagaman, berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, peduli sosial dan lingkungan, berjiwa wirausaha, jujur, kerja keras.
  5. Ilmu Pengetahuan Alam: Ingin tahu, berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, jujur, bergaya hidup sehat, percaya diri, menghargai keberagaman, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, peduli lingkungan, cinta ilmu
  6. Bahasa Inggris: Menghargai keberagaman, santun, percaya diri, mandiri, bekerja sama, patuh pada aturan sosial
  7. Seni Budaya: Menghargai keberagaman, nasionalis, dan menghargai karya orang lain, ingin, jujur, disiplin, demokratis
  8. Penjasorkes: Bergaya hidup sehat, kerja keras, disiplin, jujur, percaya diri, mandiri, mengahrgai karya dan prestasi orang lain
  9. TIK/Ketrampilan: Berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, mandiri, bertanggung jawab, dan menghargai karya orang lain.
  10. Muatan Lokal: Menghargai kebersamaan, menghargai karya orang lain, nasional, peduli.
Bagaimana kesemuanya diaplikasikan? Setiap nilai utama tersebut dapat dimasukkan ke dalam pembelajaran mulai dari kegiatan eksplorasi, elaborasi, sampai dengan konfirmasi.
Bagian pertama adalah Eksplorasi, antara lain dengan cara:
  1. Melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber (contoh nilai yang ditanamkan: mandiri, berfikir logis, kreatif, kerjasama)
  2. Menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain (contoh nilai yang ditanamkan: kreatif, kerja keras)
  3. Memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya (contoh nilai yang ditanamkan: kerjasama, saling menghargai, peduli lingkungan)
  4. Melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran (contoh nilai yang ditanamkan: rasa percaya diri, mandiri)
  5. Memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan (contoh nilai yang ditanamkan: mandiri, kerjasama, kerja keras)
Bagian kedua adalah Elaborasi, nilai-nilai yang dapat ditanamkan antara lain:
  1. Membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna (contoh nilai yang ditanamkan: cinta ilmu, kreatif, logis)
  2. Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis (contoh nilai yang ditanamkan: kreatif, percaya diri, kritis, saling menghargai, santun)
  3. Memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut (contoh nilai yang ditanamkan: kreatif, percaya diri, kritis)
  4. Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif (contoh nilai yang ditanamkan: kerjasama, saling menghargai, tanggung jawab)
  5. Memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar (contoh nilai yang ditanamkan: jujur, disiplin, kerja keras, menghargai)
  6. Memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok (contoh nilai yang ditanamkan: jujur, bertanggung jawab, percaya diri, saling menghargai, mandiri, kerjasama)
  7. Memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok (contoh nilai yang ditanamkan: percaya diri, saling menghargai, mandiri, kerjasama)
  8. Memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan (contoh nilai yang ditanamkan: percaya diri, saling menghargai, mandiri, kerjasama)
  9. Memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik (contoh nilai yang ditanamkan: percaya diri, saling menghargai, mandiri, kerjasama)
Dan bagian ketiga adalah konfirmasi, nilai-nilainya antara lain:
  1. Memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik (contoh nilai yang ditanamkan: saling menghargai, percaya diri, santun, kritis, logis)
  2. Memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber (contoh nilai yang ditanamkan: percaya diri, logis, kritis)
  3. Memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan (contoh nilai yang ditanamkan: memahami kelebihan dan kekurangan)
  4. Memfasilitasi peserta didik untuk lebih jauh/dalam/luas memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap, antara lain dengan guru:
  • Berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar (contoh nilai yang ditanamkan: peduli, santun);
  • membantu menyelesaikan masalah (contoh nilai yang ditanamkan: peduli);
  • Memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi (contoh nilai yang ditanamkan: kritis)
  • Memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh (contoh nilai yang ditanamkan: cinta ilmu); dan
  • Memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif (contoh nilai yang ditanamkan: peduli, percaya diri).
Penanaman nilai inilah yang nantinya diharapkan akan  menjadikan peserta didik menjadi lebih berkarakter.

Senin, 28 Februari 2011

Trik Cepat Mencari Akar Kuadrat dan Akar Kubik dari bilangan 11-99 yang dikudratkan.

Misalkan mencari akar dari angka 1849

>> bagi menjadi 2 bagian,
18 | 49
>> pada bagian 18, cari bilangan kuadrat yang mendekati 18, yaitu 16, dan akar dari 16 adalah “4″
>> pada bagian 49, cari bilangan yang dikuadratkan menghasikan angka akhir 9, ada 2 yaitu “7″ dan “3″
>> ada dua kemungkinan yaitu 43 dan 47 mana yang kita pilih?
43 dekat ke 40 dikuadratkan menjadi 1600
47 dekat ke 50 dikuadratkan menjadi 2500
dari kedua bilangan kuadrat diatas yang mendekati 1849 adalah yang 43, jadi akar dari 1849 adalah 43.

Mencari akar kubik dari bilangan 11-99 yang dikubikkan.

Misalkan mencari akar dari angka 157464

>> bagi menjadi 2 bagian,
157 | 464
>> pada bagian 157, cari bilangan kubik yang mendekati 157, yaitu 125, dan akar kubik dari 125 adalah “5″
>> pada bagian 464, cari bilangan yang dikubikkan menghasikan angka akhir 4, yaitu “4″, 4 dikubikan adalah 64.
jadi akar kubik dari 157464 adalah 54.

Catatan:
1. Bilangan yang dimasudkan adalah bulat (integer).

2. Hanya bisa digunakan menjari akar dari kuadrat atau kubik dari bilangan 2digit (11-99).

3. Pembagian 2 bagian pada proses harus seperti ini
~ untuk kuadrat bagian belakang wajib 2digit.
misal angka XXX > X | XX
misal angka XXXX > XX | XX
~ untuk kubik bagian belakang wajib 3digit.
misal angka XXXX > X | XXX
misal angka XXXXX > XX | XXX

4. Berlatih terus menerus biar terampil.

5.Jangan lupa untuk mengecek ulang hasil, ini hanya prediksi, yang bisa benar atau salah.

Semoga bermanfaat!

RUMUS CEPAT MENCARI KPK DAN FPB

Rumus:

FPB: yang besar dibagi yang kecil, sisanya itu FPB

KPK: yang besar dikali yang kecil dibagi FPB

FPB dan KPK dari 12 dan 16

FPB = Yg Besar dibagi yang Kecil, sisanya itu FPB





jadi sisanya/FPBnya adalah 4



KPK = Yg Besar dikali yg kecil dibagi FPB



Jadi KPKnya adalah 48

Mudah bukan…!!!

PERSONIL





DATA PERSONIL

NO
NAMA / NIP
JABATAN
ALAMAT
NO TELP/HP
FOTO
1
KAMAMI, S.PdI
19580708 198308 1 004
GURU
PAI
Dsn. Gelur
Ds. Siwalan
Kec. Sawahan
Kab. Nganjuk
085648038313
085235219900


2
RUBINGAH, S.Pd.SD
19640908 198703 2 010
GURU KELAS
Dsn. Banjarsari
Ds. Sidorejo
Kec. Sawahan
Kab. Nganjuk



3
SRI ANDAYANI, S.Pd.SD
19850526 201101 2 006
GURU KELAS
Dsn. Jambe,
Ds. Sugihwaras
Kec. Prambon
Kab. Nganjuk
085649623499


4
DIAN HERY SUCIPTO, S.Pd
19800926 200604 1 009
GURU KELAS
Dsn. Sidomulyo
Ds. Sidorejo
Kec. Sawahan
Kab. Nganjuk
03587616667
081230763666
085649763666


5
LINDA PURWITA, S.Pd.SD
19730710 200903 2 001
GURU KELAS
Dsn. Klonggean
Ds. Siwalan
Kec. Sawahan
Kab. Nganjuk
081359248866


6
19821013 20xxxx 2 xxx
GURU KELAS
Dsn. Meko
Ds. Sidorejo
Kec. Sawahan
Kab. Nganjuk
085736633522
081230020015

7
19840709 20xxxx 2 xxx
GURU KELAS
Dsn. Sawahan
Ds. Sawahan
Kec. Sawahan
Kab. Nganjuk
085235065639

8
SUDARNO
19650108 20xxxx 1 xxx
PENJAGA
Dsn. Banjarsari
Ds. Sidorejo
Kec. Sawahan
Kab. Nganjuk
081359978912